Kesaksian

Sekitar 2 (dua) tahun yang lalu, saya mengalami pencobaan yang cukup berat di dalam pekerjaan sekuler saya di sebuah perusahaan multinasional. Pada saat itu ada orang-orang yang menginginkan dan merebut posisi saya dengan cara yang kurang etis dan fair. Walaupun saya tidak memiliki bukti-bukti, namun saya merasakan bahwa orang-orang ini menggunakan kuasa gelap untuk merebut posisi saya tersebut. Saya merasakan hal itu cukup beralasan, mengingat mereka bukan pengikut Kristus dan dalam kehidupan sehari-harinya memang selalu berhubungan dengan "orang pinter" atau dukun dengan kuasa gelap. Singkat cerita setelah 1 tahun lebih "bertarung", akhirnya usaha mereka kelihatannya berhasil dan saya terus dipojokkan dan difitnah sehingga terpaksa pindah departemen baru di perusahaan yang sama.

[block:views=similarterms-block_1]

Saat itu saya bergumul dengan Tuhan dan sedikit kecewa mengapa hal itu bisa terjadi. Bukankah janjiNya kita ini adalah lebih dari pemenang ? Namun dalam doa-doa saya, Tuhan Yesus selalu menghibur dan menguatkan serta memberi FirmanNya bahwa pencobaan yang saya alami adalah pencobaan biasa yang dapat saya tanggung karena Ia memberi kekuatan.

Di tengah badai tersebut, Iblis masih belum puas, ia mencoba merebut lagi berkat Tuhan dengan cara penutupan departemen tempat saya bekerja (departemen yang baru di perusahaan yang sama). Dan setelah likuidasi tersebut boss saya dan HRD seperti lepas tanggung jawab dan saya hanya diberi alternatif pilihan posisi yang lebih jelek lagi. Ditambah lagi boss di departemen yang lama (bukan pengikut Kristus) bukannya membantu malah menyebarkan fitnah agar saya berhenti bekerja karena dia takut kalau saya dikembalikan ke departemennya mengingat saat itu orang yang menduduki posisi saya melakukan hal-hal yang tidak jujur, tetapi herannya boss tersebut takut sekali dengan orang tersebut, ini pasti pekerjaan dari kuasa kegelapan.

Saat itu rasanya saya sudah tidak kuat, mengapa Tuhan ijinkan pencobaan berat seperti ini. Saya tahu Tuhan Yesus pasti punya rencana yang indah pada saatnya namun saat itu saya belum bisa mengerti. Saya hanya bisa berdiam diri. Memang ada keinginan dalam hati untuk membalas dendam pada orang-orang tersebut. Tetapi Tuhan Yesus terus menghibur dan memberikan nasihat bahwa saya tak perlu membalasnya karena itu semua hak Tuhan. Tunggu waktunya Tuhan.

Singkat cerita, saya diberi alamat seorang head hunter oleh seorang kolega. Sungguh ajaib Tuhan Yesus, pagi saya telpon dia (head hunter) dan mencari posisi seperti posisi saya yang lama dan siangnya dia langsung menelpon mengatakan ada perusahaan multinasional yang tertarik dengan CV saya dan langsung di arrange untuk interview. Dalam waktu hanya 2 minggu, perusahaan multinasional yang jauh lebih besar dari perusahaan tempat kerja saya yang dulu tersebut, langsung menerima saya (setelah proses interview dan tes tentunya). Saya memperoleh posisi, gaji dan benefit yang jauh lebih baik. Sungguh ajaib Tuhan kita. Dengan amat mudahnya Tuhan memutar balikkan rencana jahat orang-orang dan kuasa kegelapan menjadi berkat berkelimpahan. Sungguh anak Tuhan tidak akan dipermalukan. Terpujilah Tuhan sebab kasih setiaNya ditunjukkanNya kepadaku dengan AJAIB pada waktu kesesakan. Kasih SetiaNya sungguh tak berkesudahan.